Area Identitas
Kode referensi
Judul
Tanggal
- 2024 (Penciptaan)
Level Deskripsi
Ukuran dan Media
1 Foto
Area Konteks
Nama Pencipta
Sejarah Biografi
Adinda Rizky Wijayanti merupakan Mahasiswa Manajamen Rekod dan Arsip, Universitas Indonesia kelahiran Jakarta tahun 2006. Sejak kecil, Adinda senang mengikuti berbagai kegiatan sosial, humaniora, dan keilmuwan untuk mengembangkan minat dan bakat. Adinda adalah anak yang komunikatif, adaptif, dan kooperatif, dari sekolah dasar sampai berkuliah, ia senang mengikuti kepanitian, organisasi, dan bakti sosial. Beranjak dewasa, Adinda mulai berminat dan mempelajari tentang manajemen dan informasi. Adinda memiliki keterampilan dalam mengelola, melestarikan dan menjaga arsip dari hasil dokumentasi kegiatan atau pengalaman yang ia miliki sebagai memori kolektif pribadi dan bukti.
Nilai Sejarah Arsip
Foto ini memiliki nilai sejarah sebagai dokumentasi rumah adat Kebaya yang merupakan identitas budaya masyarakat Betawi atau Jakarta sejak zaman dahulu. Rumah adat Kebaya adalah rumah tradisional khas dari masyarakat Betawi atau Jakarta, Indonesia. Dengan atap melengkung yang tinggi, dinding dari anyaman bambu atau kayu, dan ukiran-ukiran indah khas corak kebaya pakai tradisional perempuan Betawi, rumah adat Betawi mencerminkan kekayaan budaya dan arsitektur yang unik. Suku Betawi muncul pada era kolonial Belanda di tahun 1930-an, dengan nama yang berasal dari Batavia atau Jakarta. Meski kini mayoritas bermukim di Jakarta, masyarakat Betawi awalnya merupakan campuran dari berbagai daerah seperti Jawa, Sunda, Makassar, dan Bali yang dibawa oleh pemerintah kolonial Belanda. Rumah adat Betawi mencerminkan akulturasi budaya, di mana bentuk tradisional khas Indonesia dipadukan dengan ornamen dari Eropa, China, dan Arab.
Sumber akuisisi atau transfer langsung
Area Isi dan Struktur
Cakupan dan isi
Foto ini menampilkan bangunan rumah adat Betawi yang memiliki beberapa ruang dengan fungsi berbeda. Paseban merupakan ruang tamu untuk berkumpul bersama keluarga dan menerima tamu. Amben adalah teras rumah yang berfungsi sebagai tempat bersantai dan menerima tamu. Rumah ini biasanya dilengkapi dengan empat kamar tidur, terdiri dari kamar utama untuk pemilik rumah dan kamar lainnya untuk anggota keluarga. Beberapa kamar tidur bersifat tertutup dengan pintu atau sekat serta tirai, sementara yang lain bersifat terbuka. Pangkeng berfungsi sebagai ruang keluarga untuk berkumpul dan bercengkrama pada malam hari. Srondoyan merupakan dapur yang terletak di belakang rumah, digunakan untuk memasak dan menyimpan bahan makanan. Ragam hias pada rumah Betawi ditempatkan pada berbagai elemen arsitektur, seperti lubang angin, kusen, daun pintu dan jendela, tiang tanpa dinding, langkan, listplank, garde (batas ruang tengah dan depan), skur, teras, serta pagar bambu atau kayu yang disebut jaro.
Penilaian, pemusnahan dan jadwal retensi
Akrual
Sistem Penataan
Kondisi dari area akses dan penggunaan
Penentuan Kondisi Akses
Penentuan Kondisi reproduksi
Bahasa dari material
Naskah Material Arsip
Catatan Bahasan dan Naskah
Karakter fisik dan persyaratan teknis
Sarana temu balik
Virtual Archive Exhibition: Rumah Adat di Indonesia
Area Materi Arsip Sekutu
Keberadaan dan lokasi dari original
Keberadaan dan lokasi dari salinan
Berkas Arsip yang berkaitan
Catatan Publikasi
Terbuka