Area Identitas
Kode referensi
Judul
Tanggal
- 2026 (Penciptaan)
Level Deskripsi
Ukuran dan Media
174 KB Digital
Area Konteks
Nama Pencipta
Sejarah Administratif
Kelompok 3 PSIK E merupakan kelompok mahasiswa Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia yang terdiri atas Septa Elizabet, Raditya Putra Alamsyah, Jili Windu Syahalla, Farel Azhar Ruslin, dan Naurah Salsabila. Kelompok ini dibentuk pada tahun 2026 dalam rangka pemenuhan tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Pengelolaan Sistem Informasi Kearsipan (PSIK), dengan tema pameran arsip “Jejak Kepemimpinan Presiden Indonesia dari Masa ke Masa”.
Sejarah kelompok ini tercermin melalui arsip-arsip yang diciptakan selama proses perencanaan, penyusunan, dan pelaksanaan pameran arsip. Arsip tersebut meliputi dokumen administrasi kelompok, pembagian tugas anggota, hasil diskusi, notulen rapat, serta berbagai bahan referensi yang digunakan dalam penyusunan materi pameran. Selain itu, terdapat arsip hasil penelitian berupa pengumpulan data dan informasi mengenai perjalanan kepemimpinan Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa, yang mencakup perkembangan politik, ekonomi, sosial, dan budaya pada setiap periode pemerintahan.
Dalam proses penyelenggaraan pameran, kelompok menghasilkan berbagai arsip kreatif dan dokumentatif, seperti konsep pameran, desain media publikasi, naskah deskripsi arsip, katalog pameran, poster, dokumentasi kegiatan, serta laporan akhir pelaksanaan. Arsip-arsip tersebut menjadi bukti aktivitas akademik dan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh anggota kelompok dalam mengkaji, mengolah, dan menyajikan informasi sejarah kepemimpinan nasional kepada publik.
Seluruh arsip yang tercipta pada tahun 2026 ini dikelola sebagai arsip statis yang merepresentasikan proses pembelajaran, kerja sama tim, serta kontribusi Kelompok 3 PSIK E dalam mendukung pelestarian memori kolektif bangsa melalui pameran arsip. Kumpulan arsip tersebut menggambarkan upaya kelompok dalam mengangkat perjalanan kepemimpinan Presiden Indonesia sebagai bagian dari sejarah nasional yang memiliki nilai pendidikan, informasi, dan budaya.
Repositori
Nilai Sejarah Arsip
Arsip Perkembangan Budaya Penguatan Identitas Nasional Indonesia pada Masa Presiden Soekarno (1945–1967) memiliki nilai sejarah yang penting dalam menggambarkan proses pembentukan dan penguatan identitas budaya bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan.
Arsip ini memiliki nilai informasional, karena memuat informasi mengenai upaya penguatan identitas nasional melalui pengembangan kebudayaan yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia. Selain itu, arsip ini juga memiliki nilai evidensial sebagai bukti autentik adanya kebijakan dan perkembangan seni budaya yang diarahkan untuk memperkuat rasa kebangsaan.
Dari aspek edukatif, arsip ini menjadi sumber pembelajaran mengenai pentingnya budaya sebagai sarana pembentukan identitas nasional, serta bagaimana seni dan kebudayaan berperan dalam memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
Sumber akuisisi atau transfer langsung
Area Isi dan Struktur
Cakupan dan isi
Arsip Perkembangan Budaya Penguatan Identitas Nasional Indonesia pada Masa Presiden Soekarno (1945–1967) mencakup informasi mengenai upaya pemerintah dan masyarakat dalam membangun serta memperkuat identitas budaya nasional Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Arsip ini mendokumentasikan berbagai kebijakan, kegiatan, serta perkembangan seni dan budaya yang diarahkan untuk memperkuat jati diri bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Isi arsip meliputi pengembangan seni yang mencerminkan semangat kebangsaan, pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari identitas nasional, serta berbagai kegiatan kebudayaan yang bertujuan memperkuat persatuan bangsa. Arsip ini juga menggambarkan peran budaya sebagai sarana pemersatu masyarakat dan pembentuk karakter nasional pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.