Menampilkan 1571 hasil

Deskripsi Arsip
953 hasil temuan memiliki objek digital Perlihatkan hasil dengan objek digital
Series Kesenian Tradisional (Sora)

Series ini mencakup kumpulan arsip audio-visual, rekaman pertunjukan, dan dokumentasi digital mengenai ragam kesenian pertunjukan tradisional khas masyarakat Sunda. Cakupan informasi dalam kelompok arsip ini merekam 4 (empat) representasi kesenian ikonik Jawa Barat, yaitu instrumen musik bambu Angklung (warisan budaya takbenda UNESCO), teater boneka kayu Wayang Golek, seni tari dinamis Jaipongan, serta seni musik perkusi bambu jenaka Calung.

Pertunjukan teater boneka kayu tiga dimensi khas tanah Pasundan yang dipimpin oleh seorang Dalang sebagai sutradara sekaligus narator tunggal, diiringi oleh ansambel musik Gamelan Salendro. Seni pertunjukan ini mengadaptasi kisah epik besar (seperti Mahabarata dan Ramayana) ke dalam kosmologi, latar lokal, dan nilai-nilai spiritual masyarakat Sunda.

tanpa judul
Seni Tari Tradisional Jaipongan

Seni tari pergaulan tradisional khas Sunda yang lahir dari kreativitas seniman Jawa Barat dengan memadukan beberapa unsur kesenian rakyat terdini, seperti Ketuk Tilu, Ronggeng, dan gerak dasar pencak silat. Karakteristik utama tarian ini terletak pada gerakannya yang sangat dinamis, lincah, ekspresif, dan penuh energi, terutama pada bagian pinggul (goyang), dada (getok), dan bahu (jejeg), diiringi oleh tempo musik kendang yang cepat dan menghentak.

tanpa judul
Kesenian Musik Perkusi Bambu Calung

Instrumen musik perkusi tradisional Sunda yang dibuat dari potongan bambu pilihan (biasanya bambu hitam atau awi wulung) yang ditata berjejer berdasarkan urutan tangga nada pentatonik (da-mi-na-ti-la). Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyang, calung dimainkan dengan cara memukul bilah atau tabung bambu menggunakan pemukul khusus (panakol). Kesenian ini berkembang dalam dua bentuk utama, yaitu Calung Rantay (yang bilahnya diikat berjajar pada tali) dan Calung Jinjing (yang tabung bambunya dipegang dan dibawa langsung oleh penari sambil dimainkan).

tanpa judul
Hidangan Tradisional Nasi Tutug Oncom

Hidangan makanan berat khas Sunda berupa nasi hangat yang diaduk dan ditumbuk bersama oncom bakar yang telah dibumbui kencur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan garam. Kata tutug dalam bahasa Sunda memiliki arti "menumbuk" atau "menghancurkan", yang merujuk pada proses pencampuran sediaan pangan tersebut. Sajian ini secara tradisional dihidangkan dalam pincuk daun pisang bersama laupan ayam goreng, tahu, tempe, lalapan segar, dan sambal goang.

Penganan tradisional khas Sunda berbentuk balok persegi panjang tebal yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, susu, margarin, dan gula pasir. Keunikan utama penganan legendaris ini terletak pada metode pemanggangannya yang menggunakan cetakan logam khusus, di mana sumber panas arang kayu diletakkan secara simultan di dua sisi: di bawah cetakan dan di atas penutup cetakan arang (panggangan atas-bawah). Teknik ini menghasilkan kematangan kue yang khas dengan tekstur luar yang padat namun memiliki bagian dalam yang lembut.

Item ini berisi arsip fotografi digital yang menampilkan Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia bersama Sandra Jovel dalam kegiatan peresmian Kedutaan Besar Republik Guatemala di Jakarta pada hari Selasa, 10 Desember 2019. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) tersebut sekaligus menjadi bagian dari Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Konsultasi Bilateral antara Republik Indonesia dan Guatemala.

Arsip mendokumentasikan aktivitas diplomasi bilateral Indonesia dan Guatemala yang menandai pembukaan kembali Kedutaan Besar Guatemala di Jakarta sebagai babak baru hubungan kedua negara. Arsip memiliki nilai informasional dan historis karena merekam representasi visual pelaksanaan hubungan luar negeri Indonesia serta capaian diplomasi Kemenlu dalam wilayah Amerika dan Eropa pada masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024.

tanpa judul

Item ini merupakan arsip fotografi digital yang menampilkan Retno Marsudi selaku Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia berfoto bersama penerima Adam Malik Award 2024 pada kegiatan Pernyataan Pers Tahunan Menlu RI 2024 di Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, Senin, 8 Januari 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) tersebut merupakan bagian dari penyampaian capaian diplomasi Indonesia kepada publik.

Arsip mendokumentasikan aktivitas resmi diplomasi publik Indonesia serta pemberian penghargaan Adam Malik Award sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dalam bidang diplomasi dan komunikasi internasional. Arsip memiliki nilai informasional dan historis karena merekam representasi visual kegiatan resmi Menlu dan Kemenlu dalam pelaksanaan diplomasi Indonesia pada masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024.

tanpa judul