Item JKP-IND BUDAYA.04 - Jokowi Pakai Baju Adat Banjar di Upacara Penurunan Bendera HUT RI Presiden Ir. H. Joko Widodo (2014 s.d. 2024)

Original Digital object not accessible

Identity area

Reference code

ID KLMP3 PSIK-E JKP-IND-PRES-IDN-07-JKP-IND BUDAYA.04

Title

Jokowi Pakai Baju Adat Banjar di Upacara Penurunan Bendera HUT RI Presiden Ir. H. Joko Widodo (2014 s.d. 2024)

Date(s)

  • 2026 (Creation)

Level of description

Item

Extent and medium

Context area

Name of creator

Archival history

Joko Widodo, yang lebih akrab disapa Jokowi, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Juni 1961. Ia merupakan lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan mengawali kariernya sebagai pengusaha mebel. Kiprah politiknya dimulai ketika ia terpilih menjadi Wali Kota Surakarta (Solo) pada tahun 2005, di mana ia berhasil menata kota dengan pendekatan dialogis dan manusiawi. Popularitasnya yang terus menanjak membawanya terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012. Gaya kepemimpinannya yang sederhana dan sering turun langsung ke lapangan—dikenal dengan istilah "blusukan"—membuatnya sangat dekat dengan rakyat. Pada tahun 2014, Jokowi terpilih sebagai Presiden Ketujuh Republik Indonesia dan kembali dipercaya untuk periode kedua pada tahun 2019. Masa pemerintahannya ditandai dengan perubahan paradigma pembangunan dari yang berpusat di Jawa (Jawa-sentris) menjadi merata ke seluruh pelosok negeri (Indonesia-sentris). Sebagai presiden, Jokowi sangat fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, serta penguatan sumber daya manusia. Meski dihadapkan pada tantangan berat berskala global seperti pandemi COVID-19, pemerintahannya berhasil menjaga resiliensi ekonomi nasional dan meletakkan visi jangka panjang melalui megaproyek pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara (IKN).

Immediate source of acquisition or transfer

Content and structure area

Scope and content

Promosi Kekayaan Nusantara dan Bangga Produk Lokal.
Dalam aspek budaya, kepemimpinan Jokowi sering kali memanfaatkan panggung kenegaraan untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Hal ini terlihat dari tradisi baru di mana presiden dan pejabat negara selalu mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah yang berbeda setiap kali memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Di samping itu, pemerintah juga secara masif menggaungkan gerakan nasional "Bangga Buatan Indonesia" untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk UMKM dan budaya lokal di tengah gempuran budaya asing.

Appraisal, destruction and scheduling

Accruals

System of arrangement

Conditions of access and use area

Conditions governing access

Conditions governing reproduction

Language of material

    Script of material

      Language and script notes

      Physical characteristics and technical requirements

      Finding aids

      Allied materials area

      Existence and location of originals

      Existence and location of copies

      Related units of description

      Related descriptions

      Notes area

      Alternative identifier(s)

      Access points

      Subject access points

      Place access points

      Name access points

      Genre access points

      Description control area

      Description identifier

      Institution identifier

      Rules and/or conventions used

      Status

      Level of detail

      Dates of creation revision deletion

      Language(s)

        Script(s)

          Sources

          Digital object (Master) rights area

          Digital object (Reference) rights area

          Digital object (Thumbnail) rights area

          Accession area