Uang kertas pecahan 1 rupiah Seri Sandang Pangan I tahun 1960 menampilkan gambar seorang petani pada bagian depan sebagai simbol sektor pertanian Indonesia. Pada bagian belakang terdapat gambar ubi, jagung, dan hasil pangan lainnya yang menggambarkan kebutuhan pokok masyarakat. Uang ini ditandatangani oleh Ir. Djuanda K., dicetak oleh P.T. Pertjetakan Kebajoran, menggunakan pengaman berupa serat halus, serta memiliki nomor seri dengan format 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 1 rupiah Seri Sandang Pangan II tahun 1961 menampilkan gambar petani pada bagian depan dan gambar ubi, jagung, serta hasil pangan lainnya pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh R.M. Notohamiprodjo serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajoran. Pengamannya menggunakan serat halus, sedangkan nomor serinya terdiri dari 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 1 rupiah Seri Soekarno II tahun 1964 menampilkan gambar Presiden Soekarno pada bagian depan dan gambar penari wanita pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh Mr. Soemarno serta dicetak oleh P.T. Pertjetakan Kebajoran. Pengamannya menggunakan tanda air Garuda Pancasila, sedangkan variasi nomor serinya terdiri dari tanpa pencetak dengan format 2 huruf 6 angka, Pertjetakan Kebajoran dengan format 3 huruf 6 angka, dan P.N. Pertjetakan Kebajoran dengan format 3 huruf 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 1 sen Seri Sukarelawan tahun 1964 menampilkan gambar petani pada bagian depan dan angka 1 pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh Jusuf Muda Dalam dan Hertatijanto serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajoran, Imp. Pengamannya menggunakan serat halus, sedangkan nomor serinya terdiri dari 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 10 rupiah Seri Pekerja Tangan II tahun 1963 menampilkan gambar pemahat kayu pada bagian depan dan gambar rumah penduduk pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh Mr. Soemarno dan Hertatijanto serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajoran, Imp. Pengamannya menggunakan tanda air kepala banteng, sedangkan nomor serinya terdiri dari 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 25 rupiah Seri Pekerja Tangan III tahun 1964 menampilkan gambar penenun wanita disertai cap Garuda Pancasila pada bagian depan dan gambar Rumah Minang pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh Jusuf Muda Dalam dan Hertatijanto serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajoran. Nomor serinya terdiri dari 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CUang kertas pecahan 5 rupiah Seri Soekarno I tahun 1960 menampilkan gambar Presiden Soekarno pada bagian depan dan gambar penari wanita pada bagian belakang. Uang ini ditandatangani oleh Mr. Soetikno Slamet dan Mr. Indra Kasoema serta dicetak oleh P.N. Pertjetakan Kebajoran. Pengamannya menggunakan tanda air Soekarno dan tanda air banteng, sedangkan nomor serinya terdiri dari 3 huruf dan 6 angka.
Adzra Sabrina_MRA2024_CFoto Afrina saat menjadi soloist pada lagu Harapan
Brigita Ameylita Putri_MRA2024_PSIK D