Menampilkan 2 hasil

Deskripsi Arsip
ID R.NIS.MIM · Fonds · 2020 - 2026

Pameran virtual ini menampilkan kumpulan arsip foto yang mendokumentasikan perjalanan aktivitas olahraga Naufal Ijlal Sikho sejak masa sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi, dengan fokus pada kegiatan sepak bola, futsal, lari dan gym. Arsip yang dipamerkan mencakup dokumentasi latihan rutin, pertandingan antartim, kegiatan sparring, sesi latihan fisik di pusat kebugaran, hingga momen kebersamaan bersama rekan satu tim dalam berbagai kegiatan olahraga.

Foto-foto sepak bola dan futsal memperlihatkan dinamika permainan di lapangan, kerja sama tim, suasana kompetisi, serta berbagai momen penting selama mengikuti kegiatan olahraga di lingkungan sekolah maupun kampus. Sementara itu, dokumentasi aktivitas gym menampilkan proses latihan fisik, pengembangan kebugaran, serta rutinitas olahraga sebagai bagian dari pola hidup aktif dan disiplin diri.

Melalui arsip visual ini, pameran tidak hanya menampilkan dokumentasi kegiatan olahraga, tetapi juga merekam perjalanan pengalaman, semangat sportivitas, konsistensi, dan perkembangan aktivitas olahraga dari waktu ke waktu. Seluruh arsip disajikan dalam format digital untuk menghadirkan pengalaman pameran yang interaktif sekaligus menjadi bentuk pelestarian memori visual mengenai aktivitas olahraga dalam kehidupan pendidikan dan keseharian.

tanpa judul
ID R.MA PVF · Fonds · 2026

Pameran arsip digital ini menguraikan kekayaan warisan leluhur tanah Pasundan yang bersahaja. Menampilkan pendar-pendar keindahan dari arsitektur rumah adat hingga riuh bunyi dan rasa kesenian Sunda. Kumpulan arsip digital, dokumentasi visual, rekaman multimedia, dan informasi tekstual terstruktur yang merekam kompleksitas warisan budaya bendawi dan non-bendawi (tangible and intangible heritage) masyarakat Sunda di Jawa Barat. Khazanah arsip dalam fonds ini memetakan identitas dan kearifan lokal tanah Pasundan melalui 3 (tiga) pilar klasifikasi utama, yaitu arsitektur bangunan tradisional vernakular (suhunan), seni pertunjukan rakyat (sora), serta tradisi gastronomi lokal (rasa).

tanpa judul