Ersa Armianingtia merupakan individu yang menghasilkan dan mengelola arsip personal sebagai bagian dari aktivitas akademik, organisasi, kepanitiaan, pengembangan diri, serta kegiatan pribadi lainnya. Arsip yang dihasilkan mencerminkan perjalanan pendidikan, keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan, partisipasi dalam berbagai kegiatan, dan pencapaian yang diperoleh selama periode 2008–2023. Seiring perkembangan aktivitas dan tanggung jawab yang dijalankan, arsip yang tercipta semakin beragam dan kemudian dikelola secara sistematis melalui Repository Ersa Armianingtia.
Faura Allysa adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip yang saat ini sedang menempuh perkuliahan pada semester 4. Dalam proses akademiknya, Faura aktif mempelajari pengelolaan arsip, tata kelola dokumen, serta sistem informasi kearsipan yang mendukung efisiensi administrasi dan pelestarian informasi. Selain fokus pada perkuliahan, Faura juga aktif berorganisasi di HIMRA (Himpunan Mahasiswa Rekod dan Arsip) sebagai Ketua PSDM (Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa), dengan peran mengembangkan potensi anggota, membangun kerja sama tim, serta menciptakan lingkungan organisasi yang produktif dan suportif.
Gea Marsha Aurel adalah mahasiswa Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia yang lahir di Jakarta pada 10 April 2006. Sejarah dirinya dalam konteks kearsipan tercermin melalui arsip kuliah yang diciptakan sejak tahap pendaftaran, berupa dokumen administratif seperti bukti registrasi dan kartu rencana studi sebagai penanda awal aktivitas akademik.
Selama proses perkuliahan, tercipta arsip yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran dan penelitian, seperti catatan materi, bahan presentasi, proposal, hingga laporan penelitian. Selain itu, tugas-tugas perkuliahan seperti makalah, laporan, dan hasil ujian juga menjadi bagian dari arsip yang dihasilkan.
Harsya Syabil Budiman adalah mahasiswa Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia yang memiliki fokus mendalam pada tata kelola arsip dinamis, preservasi, serta transformasi digital informasi organisasi. Memiliki karakter yang tekun dan adaptif, pengalaman akademisnya diperkuat dengan kompetensi praktis langsung di lapangan, termasuk keterlibatan dalam proses penilaian, pemilahan, hingga penyusutan arsip inaktif di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sebagai calon profesional informasi, ia berkomitmen untuk menerapkan prinsip akuntabilitas kearsipan dan memanfaatkan teknologi modern guna menciptakan sistem manajemen rekod yang efisien, terstruktur, dan berkelanjutan.
Hurinta Yuthia Dini Effendi merupakan individu yang mulai aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik sejak tahun 2018. Sejak masa sekolah, ia telah menghasilkan berbagai dokumen dan arsip pribadi yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan, organisasi, serta pengembangan diri. Dalam kurun waktu 2018–2022, aktivitas yang dilakukan meliputi partisipasi dalam kegiatan sekolah, lomba, serta kegiatan ekstrakurikuler. Memasuki tahun 2024, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia pada Program Pendidikan Vokasi dengan bidang kearsipan, yang mendorong pengelolaan arsip pribadi secara lebih sistematis dan terstruktur hingga tahun 2026.
Ihtada Aufa Mecca adalah mahasiswa Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia kelahiran Jakarta, 14 Februari 2006. Sejarah hidupnya tercermin melalui koleksi arsip pribadi yang mencakup dokumen rekam jejak pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, serta bukti prestasi di bidang non akademik dan seni. Selama masa kuliah, ia aktif dalam organisasi HIMRA UI sebagai staf departemen Seni Budaya dan menekuni diberbagai kepanitiaan. Seluruh dokumen yang terkumpul dalam rentang tahun 2017 hingga 2026 ini dikelola sebagai arsip statis yang menggambarkan perjalanan pendidikan, aktivitas organisasional, serta minat personalnya dalam menjaga memori pribadi.
Jilli Windu Syahalla Adalah mahasiswa Manajemen Rekod dan Arsip Universitas Indonesia yang memiliki konsentrasi pada pengembangan kearsipan digital dan tata kelola informasi organisasi. Berasal dari Jakarta, ia membawa karakter yang tekun dan adaptif dalam mendalami setiap aspek manajemen dokumen, mulai dari pemrosesan fisik hingga transformasi digital. Pengalaman akademisnya diperkuat dengan kemampuan teknis yang spesifik dalam mengoperasikan platform Omeka S untuk membangun repositori digital, serta keterlibatan langsung dalam pengelolaan arsip aktif di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Indonesia.
Sebagai calon profesional informasi, ia berkomitmen untuk mengintegrasikan akuntabilitas kearsipan dengan inovasi teknologi guna menciptakan sistem manajemen rekod yang efisien dan berkelanjutan.